Wahai manusia! Bertakwalah kepada Tuhanmu yang telah menciptakan kamu dari diri yang satu (Adam), dan (Allah) menciptakan pasangannya (Hawa) dari (diri)-nya; dan dari keduanya Allah memperkembangbiakkan laki-laki dan perempuan yang banyak. Bertakwalah kepada Allah yang dengan nama-Nya kamu saling meminta, dan (peliharalah) hubungan kekeluargaan. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasimu.
(QS. An-Nisa' (4) : 1)
Putra dari:
Syafriman & Marina
Putri dari:
Aliasmal & Patimah(alm)
Merupakan suatu kehormatan dan kebahagiaan bagi kami apabila, Bapak/Ibu/Saudara/i berkenan hadir untuk memberikan do'a restunya, kami ucapkan terima kasih.
Pertemuan pertama kami terjadi di sebuah acara buka puasa bersama. Tidak ada yang direncanakan, tidak ada yang diduga. Abi dan Melia hanya saling kenal, saling sapa, lalu berpisah sebagai teman biasa — tanpa tahu bahwa pertemuan itu akan menjadi awal dari segalanya.
Setelah itu, kehidupan membawa kami ke jalan masing-masing. Tidak ada pesan, tidak ada kabar. Hingga suatu hari, tanpa rencana, takdir mempertemukan kami kembali di wisuda seorang teman. Wajah yang sudah lama tak terlihat kini hadir kembali — dan sesuatu yang sempat terlupakan, perlahan mulai terasa lagi.
Dari pertemuan itu, Abi mulai mengajak Melia menghabiskan waktu bersama — nonton bioskop, lalu berlanjut ke perjalanan kecil ke Alahan Panjang. Pelan-pelan, obrolan yang dulu hanya basa-basi kini terasa jauh lebih bermakna. Hingga di depan UNP, Abi akhirnya memberanikan diri mengungkapkan perasaannya — dan di sanalah semuanya resmi dimulai.
Menjalani hubungan bersama ternyata tidak selalu berjalan mulus. Ada rintangan yang datang, ada cobaan yang menguji. Namun Abi dan Melia memilih untuk tidak menyerah — karena bagi mereka, satu sama lain layak untuk diperjuangkan.
Setelah melewati semua yang ada, Abi datang dengan niat yang sungguh-sungguh — melamar Melia dan meminta kesediaannya untuk menemani sisa hidupnya. Dan Melia pun menjawab dengan iya.
Dan hari ini, kami berdiri di sini — bukan lagi sebagai dua orang yang pernah saling kehilangan, tapi sebagai sepasang suami istri yang siap melangkah bersama, apapun yang ada di depan.
Isi form di bawah ini untuk melakukan konfirmasi kehadiran Anda.
Merupakan suatu kebahagiaan dan kehormatan bagi kami, apabila Bapak/Ibu/Saudara/i, berkenan hadir dan memberikan do'a restu kepada kami.